PERHATIAN! Sehubungan dengan semakin banyaknya order Dus Kemasan & Paperbag maka untuk meningkatkan pelayanan saat ini kami tidak lagi menerima order sablon plastik, saat ini kami fokus produksi dus kemasan, kardus packaging & paperbag serta cetak stiker/label.
AhliKemasan.com bukan hanya melayani jasa cetak kemasan & paperbag murah namun juga berbagi info & artikel yang bermanfaat mengenai Kemasan, Branding & segala hal yang erat hubungannya dengan suatu produk.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Info Pameran Produk Unggulan Koperasi & UMKM 2015









Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia merupakan unit usaha yang jumlahnya paling besar dan memiliki tempat dan peran yang sangat strategis di dalam kerangka pembangunan nasional. Bahkan, saat ini perkembangan sektor UKM melalui karakteristik usahanya yang menuntut untuk selalu kreatif dan inovatif, juga diharapkan dapat menjadi salah satu tumpuan dan pemain penting dalam pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

Karena itu dan sebagai bagian dari rangkaian acara Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Semarang Ke-468 Tahun 2015, Pemerintah Kota Semarang dengan didukung oleh berbagai instansi terkait, akan menyelenggarakan Pameran Produk Unggulan Koperasi, UKM & PKBL 2015 (PUKP EXPO 2015) pada tanggal 24 – 27 April 2015 bertempat di Java Mall, Semarang.

Info dan kontak:
PT. Panca Wira Kreasindo / Sdr. Alamsyah
Telp 021 – 8649205 / 081219114630

Info Pameran produk "FINANCE & UMKM EXPO" 2015



Salah satu Pameran regular yang diselenggarakan Kadin Jateng adalah “ FINANCE & UMKM EXPO ”. Setelah sukses di tahun 2012,2013 dan 2014, segera menyusul even ke-4 pada 8 - 12 April 2015 di Ciputra Mall - Semarang. Diharapkan even regular ini akan meraih hasil yang lebih baik lagi yaitu UMKM dan lembaga keuangan lebih dapat saling berinteraksi, UMKM berpromosi dan bertransaksi serta menjajagi berbagai kemungkinan kerjasama serta merupakan even hiburan bagi masyarakat umum pecinta produk UMKM.

 TUJUAN
  • Memfasilitasi interaksi UMKM dan Lembaga Keuangan
  • Membangun jejaring antar UMKM dengan Lembaga Keuangan
  • Memperkenalkan & mempromosikan, retail produk-produk peserta pameran
  • Membangun jejaring informasi dan komunikasi antar pelaku UMKM
  • Mendorong pengembangan UMKM di Jawa Tengah dan provinsi-provinsi lainnya
TARGET PESERTA

LEMBAGA KEUANGAN
( Perbankan, BPR, Lembaga Penjamin, Asuransi, Koperasi)
UMKM
( Fashion, Makanan & Minuman, Furniture, Handycraft, Batik,Asesories, dll)
PROGRAM KEGIATAN
a. Participant Award
Participant award akan diberikan kepada peserta pameran pada hari terakhir dengan kriteria tertentu yaitu, produk sesuai tema, stand rapi, bersih dan kreatif, SDM baik, proaktif dan ramah, omset transaksi.
b. Lomba & Games Lainnya
Untuk menyemarakkan suasana sepanjang acara Finance and UMKM Expo 2015 ini akan diadakan pula Lomba & Games
PUBLIKASi
o Media Massa
  1. Koran (Suara Merdeka, Wawasan, dll)
  2. Televisi (TV KU, Suara Merdeka TV, dll)
  3. Radio (Idola, Smart FM, Pass FM, dll)
o Media Outdoor
  1. Spanduk
  2. Vertikal banner (Venue)
  3. Backdrop (Venue)
  4. Baliho 
  5. Brosur 
  6. Poster
o Media Online
  1. Kadinjateng.com
  2. Facebook & Twitter 
  3. Suaramerdeka.com
  4. Broadcast SMS & Mass Mail

INFORMASI & PENDAFTARAN
NDARI & NOVPRAS
Central Java Chamber of Commerce and Industri
Java Design Centre (JDC) Bld. 4th Floor
Imam Bonjol Street  154 - 160, Semarang
Central Java - Indonesia
Phone 024 - 3561463/4
Fax : 024-3556064
Email :  info@kadinjateng.com
Website : www.kadinjateng.com

Sebelum Mencetak Dus Kemasan Pahami 4 Hal Ini

Belum banyak pelaku usaha yang mengemas produknya secara baik, padahal sebuah usaha bisa maju dan dikenal luas oleh konsumen apabila mampu menciptakan brand yang kuat selain produk yang bermutu, Untuk menciptakan brand yang kuat dan mudah diingat oleh konsumen adalah dengan menanamkan memory sekuat-kuatnya di di hati dan pikiran konsumen dengan satu caranya yaitu membuat kemasan produk yang menarik dengan logo usaha atau nama produk.

Namun sebelum menentukan kemasan produk seperti apa yang nantinya akan dibuat, anda perlu memperhatikan beberapa hal berikut ini :

1.    Harga Produk
Sesuaikan alokasi anggaran untuk membuat kemasan dengan harga jual produknya, hitung seberapa besar keuntungan yang anda peroleh, harga produk yang murah dan keuntungan yang tidak terlalu banyak tentu tidak perlu membutuhkan kemasan dengan bahan & spesifikasi tinggi sehingga membebani biaya modal, apabila produk anda berharga tinggi dan keuntungan yang diperoleh lumayan anda bisa menentukan bahan terbaik & design yang menarik dengan leluasa.

2.    Target Konsumen
Pahami betul siapa target konsumen anda, konsumen menengah ke atas cenderung lebih memilih produk berkualitas dengan kemasan yang juga berkualitas dan biasanya soal harga menjadi nomor dua. untuk memenangkan persaingan dalam mengambil hati konsumen yang seperti itu tentu saja produk anda harus dikemas secara baik, designnya menarik dan agar kemasan produk anda terkesan premium biasanya untuk finishingnya diberi laminasi.

3.    Amati kompetitor
Dunia usaha adalah dunia yang penuh dengan persaingan, tak jarang digunakan berbagai trik dan intrik untuk mengalahkan saingan, namun agar usaha kita berkah bersainglah secara sehat, jika disebuah pasar ada dua orang pedagang menjual produk yang sama dengan harga yang sama maka ketika konsumen membeli dagangan salah satu pedagang tersebut yang terjadi hanyalah sebuah kebetulan karena pembeli tidak memiliki pilihan, hanya kebetulan dia lihat, dia butuh dan bayar, produk yang dibeli hanya karena butuh bukan karena produk anda yang terbaik, jika konsumen diberi dua pilihan maka dari kedua pilihan mestinya salah satunya lebih baik sehingga dipilih, dari contoh kasus di atas dapat kita maknai bahwa memberi nilai tambah sebuah produk adalah sebuah keharusan sebagai wujud usaha dalam memenangkan persaingan, jika kompetitor anda telah lebih dahulu membuat kemasan produk yang baik jangan tunda untuk segera mengikuti jejaknya membuat kemasan dengan kualitas terbaik & design yang menarik sehingga paling tidak anda bisa menyamai tingginya omset penjualan yang diperoleh pesaing anda sebelum anda tertinggal lebih jauh, begitu pula jika belum ada kompetitor yang menjual produknya dengan kemasan menarik maka segeralah curi start dan ambil konsumen anda sebelum diambil pesaing anda dengan membuat kemasan yang berkualitas dan premium.

4.    Prospek Usaha
Lihat potensi usaha anda, apakah usaha anda masih stagnan, apakah ada usaha sejenis yang telah maju dan lihatlah apakah produk mereka dikemas secara menarik, berarti usaha anda juga bisa maju seperti usaha mereka, sebagai contoh usaha brownies Amanda, bukankah brownies adalah sebuah usaha yang bisa dimulai dari dapur, banyak ibu rumah tangga yang bisa membuat brownies dan menjualnya, yang membedakan adalah brownies Amanda bisa menciptakan Brand yang kuat, salah satu cara untuk meningkatkan Brand Awareness di mata konsumen adalah membuat kemasan produk yang menarik yang bisa memberi pesan kepada konsumen “ini lho saya” “ini lho brownies Amanda” “Brownies Premium yang bukan sembarang brownies” usaha yang tidak main-main pasti memperhatikan Brand yang bukan main-main dan untuk meningkatkan Brand Awareness salah satunya dengan membuat kemasan yang tidak main-main.

Itulah 4 hal yang perlu anda ketahui sebelum memutuskan untuk mencetak dus kemasan untuk produk anda, apabila anda memang berniat untuk membuat dus kemasan percayakan pada ahlinya.

Cara Mendaftarkan Merek Dagang melalui HKI

Cara Pendaftaran Merek Dagang di Indonesia diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia kepada Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (DJHKI) Kemenkumham dengan mencantumkan :

1.Tanggal, bulan dan tahun;
2.Nama lengkap, kewarganegaraan dan alamat yang mendaftarkan hak merek dagang;
3.Nama lengkap dan alamat kuasa apabila pendaftaran merek dagang diajukan melalui kuasa dari yang mendaftarkan merek dagang;
4.Warna-warna apabila merek dagang yang di daftarkan pendaftarannya menggunakan unsur-unsur warna;
5.Nama negara dan tanggal permintaan merek dagang yang pertama kali dalam hal pendaftaran diajukan dengan hak prioritas.



Pendaftaran merek dagang di Indonesia sebagaimana dimaksud di atas ditandatangani pendaftar atau kuasanya dan dilampiri dengan bukti pembayaran biaya.

Pendaftaran merek dagang di Indonesia terdiri dari satu orang atau beberapa orang secara bersama-sama, atau badan hukum. Namun dalam hal tata cara pendaftaran merek dagang di Indonesia diajukan oleh lebih dari satu pendaftar merek dagang yang secara bersama-sama berhak atas hak merek dagang tersebut, semua nama yang mendaftarkan merek dagang dicantumkan dengan memilih salah satu alamat sebagai alamat mereka.

Pendaftaran merek dagang di Indonesia tersebut ditandatangani oleh salah satu dari yang mendaftarkan merek dagang yang berhak atas hak merek dagang tersebut dengan melampirkan persetujuan tertulis dari para pendaftar merek dagang yang mewakilkan. Apabila Pendaftaran merek dagang sebagaimana dimaksud diajukan melalui kuasa dari yang mendaftarkan merek dagang (Konsultan Hak Kekayaan Intelektual), surat kuasa untuk itu ditandatangani oleh semua pihak yang berhak atas hak merek dagang tersebut.

Pendaftaran merek dagang di Indonesia untuk dua kelas atau lebih barang dan/atau jasa dapat diajukan dalam satu pendaftaran merek dagang, tetapi harus menyebutkan jenis barang dan/atau jasa yang termasuk dalam kelas yang didaftarkan merek dagang nya. Kelas barang atau jasa diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 1993.

Pada prinsipnya Pendaftaran merek dagang di Indonesia dapat dilakukan untuk lebih dari satu kelas barang/ kelas jasa sesuai dengan ketentuan Trademark Law Treaty (Hukum Perjanjian Hak Merek dagang) yang telah diratifikasi dengan Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 1997. Hal ini dimaksudkn untuk memudahkan pemilik hak merek dagang yang akan menggunakan hak merek dagang nya untuk beberapa barang/ jasa yang termasuk dalam beberapa kelas yang semestinya tidak perlu direpotkan dengan prosedur administrasi yang mengharuskan pengajuan pendaftaran merek dagang secara terpisah bagi setiap kelas barang/ kelas jasa yang dimaksud.

Ketentuan mengenai syarat dan tata cara pendaftaran merek dagang di Indonesia diatur lebih lanjut dengan peraturan pemerintah. Namun peraturan pemerintah tersebut belum ada sehingga peraturan pemerintah yang digunakan tentu saja dengan penyesuaian UU hak merek dagang yang baru (UU No. 15 Tahun 2001), yaitu peraturan pemerintah No. 23 Tahun 1993 tentang Tata Cara Pendaftaran Hak Merek Dagang.

Pendaftaran merek dagang di Indonesia yang diajukan oleh pendaftar merek dagang yang bertempat tinggal atau berkedudukan tetap di luar Wilayah Republik Indonesia wajib diajukan melalui kuasanya di Indonesia dan wajib menyatakan dan memilih tempat tinggal kuasa dari pendaftar merek dagang sebagai domisili hukumnya di Indonesia. Ketentuan ini berlaku pula bagi pendaftar merek dagang dengan menggunakan hak prioritas.

ketentuan tentang penggunaan kuasa dari si pendaftar merek dagang dan pemilihan domisili di Indonesia ini akan lebih memudahkan prosedur pendaftarkan merek dagang dan juga lebih menjamin berlakunya UU Merek Dagang Indonesia terhadap merek dagang yang bersangkutan karena pihak yang mendaftarkan merek dagang selalu dianggap berdomisili di Indonesia.

Demikianlah pembahasan mengenai pendaftaran merek dagang dalam tulisan ini, semoga tulisan saya mengenai Pendaftaran merek dagang dapat bermanfaat.


Sumber: hukumsumberhukum.com

Mengenal Jenis Merek Menurut Hukum Indonesia

Merk atau merk dagang adalah nama atau simbol yang diasosiasikan dengan produk/jasa dan menimbulkan arti psikologis/asosiasi.

 Jenis- Jenis Merk
  • Merk Dagang
Merk dagang adalah merk yang digunakan pada barang yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan barang-barang sejenis lainnya.
  • Merk Jasa
Merk jasa adalah merk yang digunakan pada jasa yang diperdagangkan oleh seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum untuk membedakan dengan jasa-jasa sejenis lainnya.
  • Merk Kolektif
Merk kolektif adalah merk yang digunakan pada barang dan/atau jasa dengan karakteristik yang sama yang diperdagangkan oleh beberapa orang atau badan hukum secara bersama-sama untuk membedakan dengan barang dan/atau jasa sejenis lainnya.

Berbeda dengan produk sebagai sesuatu yg dibuat di pabrik, merek dipercaya menjadi motif pendorong konsumen memilih suatu produk, karena merek bukan hanya apa yg tercetak di dalam produk (kemasannya), tetapi merek termasuk apa yg ada di benak konsumen dan bagaimana konsumen mengasosiasikannya.

Menurut David A. Aaker, merek adalah nama atau simbol yang bersifat membedakan (baik berupa logo,cap/kemasan) untuk mengidentifikasikan barang/jasa dari seorang penjual/kelompok penjual tertentu. Tanda pembeda yang digunakan suatu badan usaha sebagai penanda identitasnya dan produk barang atau jasa yang dihasilkannya kepada konsumen, dan untuk membedakan usaha tersebut maupun barang atau jasa yang dihasilkannya dari badan usaha lain.

Merek merupakan kekayaan industri yang termasuk kekayaan intelektual.
Secara konvensional, merek dapat berupa nama, kata, frasa, logo, lambang, desain, gambar, atau kombinasi dua atau lebih unsur tersebut.

Di Indonesia, hak merek dilindungi melalui Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001. Jangka waktu perlindungan untuk merek adalah sepuluh tahun dan berlaku surut sejak tanggal penerimaan permohonan merek bersangkutan dan dapat diperpanjang, selama merek tetap digunakan dalam perdagangan.

Fungsi Merk

  • Tanda Pengenal untuk membedakan hasil produksi yang dihasilkan seseorang atau beberapa orang secara bersama-sama atau badan hukum dengan produksi orang lain atau badan hukum lainnya.
  • Sebagai alat promosi, sehingga mempromosikan hasil produksinya cukup dengan menyebutkan mereknya.
  • Sebagai jaminan atas mutu barangnya.
  • Menunjukkan asal barang/jasa dihasilkan.

Pendaftaran Merk

Yang dapat mengajukan pendaftaran merek adalah :
  • Orang (persoon)
  • Badan Hukum (recht persoon)
  • Beberapa orang atau badan hukum (pemilikan bersama)

Fungsi Pendaftaran Merek

  • Sebagai alat bukti bagi pemilik yang berhak atas merek yang didaftarkan.
  • Sebagai dasar penolakan terhadap merek yang sama keseluruhan atau sama pada pokoknya yang dimohonkan pendaftaran oleh orang lain untuk barang/jasa sejenis.
  • Sebagai dasar untuk mencegah orang lain memakai merek yang sama keseluruhan atau sama pada pokoknya dalam peredaran untuk barang/jasa sejenis.

Hal-Hal yang Menyebabkan Suatu Merek Tidak Dapat di Daftarkan

  • Didaftarkan oleh pemohon yang tidak beritikad baik.
  • Bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, moralitas keagamaan, kesusilaan, atau ketertiban umum.
  • Tidak memiliki daya pembeda
  • Telah menjadi milik umum
  • Merupakan keterangan atau berkaitan dengan barang atau jasa yang dimohonkan pendaftarannya. (Pasal 4 dan Pasal 5 UU Merek).

Gelas Plastik bukan untuk Minuman Panas

Minum kopi atau teh hangat di pagi hari merupakan kebiasaan sebagian orang, suhu di waktu pagi yang cenderung dingin tentu menjadi faktor pendorong banyak orang mengkonsumsi minuman hangat di kala matahari masih mengintip di ufuk timur, banyak orang yang memiliki kebiasaan tersebut terkadang tidak bisa menikmati secangkir kopi atau teh di rumah karena harus segera tiba di tempat kerja.

Jalan keluarnya, tidak sedikit dari anda yang berusaha untuk tidak melewatkan secangkir kopi atau teh dengan membeli kopi atau teh yang dikemas dengan gelas plastik di pinggir jalan. Solusi yang praktis untuk menikmati secangkir kopi atau teh pada jam sempit.

Selain itu, banyak dari kita yang senang berhemat tidak perlu membeli lebih memilih meminta istri untuk menyiapkan teh atau kopi panas dengan menggunakan kemasan dari botol plastik sebagai bekal dalam perjalanan ke kantor atau untuk dinikmati sesampainya di kantor. Keseharian kita memang masih tergantung dengan yang namanya plastik. Lalu, amankah meminum minuman panas atau hangat yang dikemas dengan gelas/botol plastik dari sisi medis?

Dokter Rahajeng AP dari situs meetdoctor.com, yang ahli di bidangnya menjelaskan penggunaan plastik sebagai bahan mengemas minuman dan makanan panas adalah hal yang buruk dan sangat tidak dianjurkan.
Ada berbagai macam produk plastik dengan kualitas yang paling baik hinga buruk, kemasan plastik dengan kualitas terakhir akan mudah mengelupas terkena suhu air yang panas dan tentu saja rontokan dari plastik yang terkelupas tersebut bisa bercampur dengan air minumannya. "jika tertelan bisa sangat berbahaya," ujarnya.

Rahajeng juga menambahkan, gelas atau botol plastik yang terkena panas akan melepas zat-zat yang sangat berbahaya bagi tubuh, salah satunya bernama karsinogen, zat berbahaya yang bisa mengakibatkan kanker.

Apabila terlalu sering meminum minuman panas dalam kemasan gelas atau botol plastik maka resiko terkena penyakit kanker semakin tinggi dan akan sangat mengancam jiwa anda. "Jadi, sebaiknya jangan menggunakan kemasan gelas/botol plastik sebagai wadah minuman panas," sarannya.

Jika ingin tetap menikmati minuman panas dengan kemasan lebih sehat menggunakan kemasan papercup dengan kualitas kertas yang aman untuk suhu panas atau gunakan termos minuman berukuran kecil sehingga mudah dibawa ke tempat kerja.
"Lapisan pada termos dapat melindungi suhu minuman serta memiliki lapisan yang tidak akan mudah terkelupas sehingga aman bagi kesehatan," katanya.

Cetak Kemasan untuk meningkatkan Branding Produk

Branding berasal dari kata dasar Brand atau dalam bahasa Indonesia sering diartikan Merek, Merek atau brand sebuah produk adalah identitas suatu produk yang didalamnya terdapat beberapa unsur pembentuk Brand yang umum yaitu logo dan tagline, kedua unsur tersebut berpadu membentuk sebuah identitas dan karakter produk yang kuat.

Branding suatu produk adalah sub branding dari sebuah brand usaha yang lebih besar, branding produk bisa menguatkan brand usaha,  sebagai contoh brand OT (Orang Tua) adalah sebuah perusahaan besar yang memproduksi berbagai macam makanan ringan, makanan ringan produksi OT yang sudah tak asing bagi kita seperti Tango Wafer & Oops Wafer, keduanya merupakan brand dari produk wafer, meskipun keduanya sama-sama berupa makanan/produk wafer tapi keduanya mempunyai karakteristik dan ciri yang berbeda.


Gambar Kemasan Oops Wafer

Gambar Kemasan Tango Wafer
Apabila semua produk wafer mempunyai kemasan yang sama atau bahkan tanpa menggunakan kemasan pastinya konsumen hanya akan mengenal wafer tidak ada bedanya dengan tempe, tempe adalah jenis makanan tradisional dan dijual tanpa kemasan yang menarik jadi yang membedakan tempe yang satu dengan tempe yang lain hanyalah soal rasa, ada yang cuma berasa kedelainya, ada yang asin dan ada yang pahit karena gosong gorengnya , untungnya wafer bukan makanan produksi skala rumahan yang mengesampingkan desain kemasan produk sebagai sebuah cara untuk meningkatkan Branding produk.

Meskipun wafer adalah produk olahan makanan skala industri tidak ada salahnya bagi anda yang memiliki Usaha Kecil & Menengah yang membuat produk olahan makanan untuk mengikuti jejak dari OT yaitu membuat branding produk dengan memulai mengemas makanan/produk yang dihasilkan oleh UKM anda secara baik, benar dan buatlah kemasan yang menarik sehingga hasil produksi usaha anda memiliki nilai jual tinggi & dapat bersaing di pasar yang lebih luas.